(Tugas Sibernetika Pertemuan V)

Posted by Salmanjewel Jumat, 08 November 2013 0 komentar


Perang Siber (Cyber War) beserta Dampak yang akan terjadi. 

1.         Menurut saya, Perang cyber merupakan perang dengan menggunakan jaringan komputer dan Internet di dunia maya (cyber space) dalam bentuk pertahanan dan penyerangan informasi. Disamping itu juga dikenal sebagai perang cyber mengacu pada penggunaan world wide web dan komputer untuk melakukan perang di dunia maya. 
      Walaupun terkadang relatif minimal dan ringan,  sejauh ini perang cyber berpotensi menyebabkan kehilangan secara serius dalam sistem data dan informasi, kegiatan militer dan gangguan layanan lainnya,cyber warfare berarti dapat menimbulkan seperti risiko bencana di seluruh dunia

http://team9bsi.blogspot.com/2010/11/pengertian-cyber-warfare.html


2.    Fenomena-fenomena yang menyebabkan terjadinya perang cyber pada saat sekarang ini memang sangat banyak, mulai dari perang antar individu (skala kecil),sampai dengan perang antar negara (skala besar).
        Menurut saya,fenomena-fenomena yang terjadi tersebut berawal dari seorang individu antar individu lainnya mengalami pertentangan/konflik sehingga diantara kedua belah pihak tersebut berusaha untuk saling menjatuhkan dengan tujuan membuat salah satu dari masing-masing individu tersebut merasa unggul dari individu lainnya.maka,dari sinilah mereka berusah untuk terus memerangi lawan-lawannya dengan menambah bantuan dalam skla yang besar,sehingga kemudian terjadilah perang yang sangat besar yakni perang antar negara, dimana perang tersebut terjadi dari berbagai macam motif dan sebab.

http://www.academia.edu/1137574/Perang_Asimetrik_Global_Regional_dan_Nasional

3.       Dampak yang terjadi akibat adanya Perang Cyber adalah terjadinya semacam pertikaian melalui dunia maya (jaringan internet) diseluruh penjuru dunia. Pertikaian tersebut terjadi karena salah satu pihak merasa dirugikan oleh pihak lainnya. salah satu dampak yang bisa kita lihat adalah terjadinya pembobol situs-situs resmi yang ada di setiap negara, yang mana penggunanya dinamakan sebagi "Hacker". para "Hacker" ini memiliki tujuan yang berbeda-beda dari setiap kepentingannya. ada mereka yang melakukan perbuatan tersebut karena mereka merasa dirugikan, di sepelekan, di tipu oleh sebuah pihak bisnis online, dsb. dan ada juga yang melakukannya karena tidak senang atas kinerja kepemimpinan dari sebuah negara. dan ada juga yang melakukannya untuk kepentingan politik.
        Di Indonesia sendiri, serangan kejahatan cyber yang dilakukan oleh "Hacker" makin sering terjadi. Salah satunya adalah serangan deface terhadap situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat di www.presidensby.info, Januari 2013 lalu. Deface disini berarti mengubah atau mengganti tampilan suatu website.
           Situs yang memuat berbagai kegiatan presiden itu diubah tampilannya, hanya ada gambar dengan ikon labu mirip gambar pocong bertuliskan jemberhacker.web.id dengan latar belakang berwarna hitam, serta tulisan “! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team.” Pada umumnya, deface menggunakan teknik Structured Query Language (SQL) Injection, namun untuk kasus situs SBY, menurut sejumlah praktisi teknologi informasi, kemungkinan besar terjadi Domain Name System (DNS) Poisoning atau populer disebut DNS Hijack (pembajakan DNS), bukan server situs Presiden SBY yang diretas, tetapi terjadi pembelokan ke situs lain. Pembajakan DNS biasanya Aksi meretas situs resmi Presiden SBY itu bukanlah yang pertama. Pada tahun 2007, tampilan muka situs presidensby.info diubah isinya oleh peretas dengan beberapa tuntutan. Isinya, meminta agar Presiden SBY menurunkan harga bandwidth agar internet bisa diakses secara murah oleh masyarakat. Mereka juga menuntut agar SBY mendukung Indonesia Goesto Open Sources (IGOS).
http://www.forumpwi.com/adu-kekuatan-di-perang-cyber/

4.      Menurut saya, Indonesia memang perlu membentuk pasukan khusus cyber, karena sebagai negara yang sedang berkembang kita sebagai bangsa indonesia jangan mudah terpengaruh atau terombang ambing oleh hasutan, celaan, fitnah dari negara lain. dan ini juga bertujuan agar negara Indonesia tidak di anggap remeh oleh negara lain yang ada di dunia.

5.       Menurut saya, kaitan antara perang cyber dengan dinamika komunikasi internasional itu sangat jelas, karena perang cyber tersebut otomatis dapat merusak hubungan internasional antar negara apalagi antar individu. jadi, dikarenakan perang cyber maka dinamika dalam komunikasi internasional akan rusak, terhalang dan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman